Posisi menentukan keberhasilan. mungkin kutipan itu bisa menjadi patokan saat Anda bercinta. Bagi kaum pria, posisi yang tepat bisa membuat pasangan mencapai orgasme atau bahkan multiorgasme. Tentu hal itu akan menjadi kebanggan diri sendiri.
Liputan6.com, Jakarta Bagi pasangan suami istri, hubungan seks selalu menyenangkan. Apalagi saat keduanya tengah memiliki gairah yang sama. Namun, terkadang saat berhubungan intim beberapa posisi seks bisa mengakibatkan cedera pada beberapa bagian tubuh. Hal itu bisa dikarenakan posisi seks tidak benar. Jadi, posisi seperti apa yang aman bagi Anda agar terhindar dari cedera tulang, otot, atau sendi?
Nicolaas C. Budhiparama, MD.,PhD., SpOT (K) bersama dr. Imelda Lumban Gaol, SpOT dari Nicolaas Institute of Constructive Orthopedic Research & Education Foundation for Arthoplasty & Sports Medicine mengatakan beberapa posisi seks dapat menyebabkan nyeri sehingga mengganggu dan menyebabkan trauma saat melakukan hubungan seks.
“Misalnya saja pada orang dengan nyeri punggung, harus dihindarkan posisi-posisi yang membuat tekanan pada tulang belakang. Jika pasangan nyeri lutut, hindarkan posisi yang membuat tekanan pada lutut,” ujar Nicolaas.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan pada nyeri tertentu:
Nyeri saat menekuk ke depan
Jika pasangan laki-laki penderita nyeri punggung yang tidak toleran dengan membungkuk ke depan (nyeri jika membungkuk) maka posisi yang paling baik adalah posisi “quadruped”. Selain itu bisa juga dengan “missionary position” dengan pasangan prianya harus menopang badannya dengan tangannya sehingga punggungnya bisa menekuk ke belakang.
"Jika yang nyeri punggung adalah pasangan wanita, posisi yang paling baik adalah posisi pasangan wanita yang tengkurap dan pasangan pria berada di belakangnya," imbuh dr. Imelda.
Nyeri saat menekuk ke belakang
Jika pasangan pria merasakan nyeri saat menekuk ke belakang, maka posisi yang paling baik adalah pasangan pria berada di belakang dengan keduanya posisi berlutut di tempat tidur. Atau posisi “side-lying” atau “spooning”. Jika yang nyeri punggung adalah pasangan wanita, maka posisi yang paling nyaman adalah “missionary” dengan kaki wanita ditekuk ke dada.
Posisi yang aman
Dr. Imelda mengatakan jika pasangan laki-laki mengalami nyeri lutut, maka posisi yang paling aman adalah duduk di kursi dengan pasangan wanita di pangkuannya dan saling berhadapan. Jika pasangan wanita mengalami nyeri lutut, yang paling aman adalah missionary position atau pasangan wanita posisi tengkurap.
Selain itu, jika pasangan pria sudah melakukan operasi ganti sendi panggul, perlu dihindarkan posisi pinggul yang terlalu menekuk, yaitu posisi berlutut dengan pasangannya di belakang, berlutut di atas pasangannya, dan tidur menyamping saling berhadapan.
"Secara umum, pasangan yang sudah ganti sendi panggul harus menghindari posisi panggul yang sangat menekuk dengan posisi di bawah saat berhubungan seks," ujar Nicolaas.
Jika pasangan sudah menjalani ganti sendi, biasanya mengalami kesulitan saat berlutut, sehingga dihindarkan posisi berlutut.
(*)
Artikel ini bekerjasama dengan Nicolaas C. Budhiparama, MD.,PhD., SpOT (K) dari Nicolaas Institute of Constructive Orthopaedic Research & Education Foundation for Arthroplasty & Sports Medicine
Artikel lainnya dari prof nicolaas
Osteomielitis adalah infeksi tulang serius yang perlu dideteksi dan ditangani dini untuk mencegah kerusakan tulang dan komplikasi.
SelengkapnyaOsteopenia adalah penurunan kepadatan tulang sebelum osteoporosis. Deteksi dini dan gaya hidup sehat dapat mencegah tulang makin rapuh.
SelengkapnyaSkoliosis adalah kelengkungan tulang belakang yang dapat menyebabkan perubahan postur dan nyeri. Pilates dan yoga dapat membantu meningkatkan fungsi tubuh serta mengurangi gejala.
Selengkapnya